Berita  

Jaga Perdamaian, NGO HAM Aceh Serukan Dialog

BANDA ACEH– Koalisi NGO HAM Aceh mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama pemuda dan organisasi kemasyarakatan, mengedepankan dialog dalam menyampaikan aspirasi, kritik, dan evaluasi terhadap berbagai persoalan di Aceh.

“Mari kita ubah pola komunikasi konfrontatif menjadi komunikasi yang dialogis, konstruktif, dan kolaboratif. Perbedaan pandangan yang baik hendaknya tidak menjadi penghalang untuk membangun kerja sama,” ujar Direktur Eksekutif Koalisi NGO HAM Aceh, Khairil Arista, dalam keterangan yang diterima redaksi, Ahad, 20 September 2026.

Khairil mengatakan perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan masyarakat. Karena itu, komunikasi terbuka perlu dikedepankan agar setiap persoalan dapat dibahas secara konstruktif dengan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat Aceh.

“Dialog bersama dan pencarian solusi harus terus kita kedepankan. Kepentingan masyarakat Aceh harus menjadi landasan bersama dalam menyikapi setiap perbedaan,” katanya.

Ia juga mengajak berbagai organisasi kepemudaan, masyarakat sipil, dan kelompok kemasyarakatan memperkuat komunikasi serta kolaborasi untuk menjaga suasana Aceh tetap aman, damai, dan kondusif.

“Mari bersama membangun komunikasi, memperkuat kolaborasi, dan menjaga Aceh tetap damai. Jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk bersama-sama menjaga perdamaian dan membangun Aceh,” pungkas Khairil. (R)