LHOKSUKON – Polres Aceh Utara menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 Tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolres Aceh Utara, Rabu (28/10/2026). Upacara dipimpin Wakapolres Aceh Utara Kompol Muhammad Hasbi dengan mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, menumbuhkan jiwa nasionalisme, serta mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam menentukan arah pembangunan bangsa pada masa mendatang.
Dalam amanatnya, Kompol Muhammad Hasbi menekankan bahwa setiap pemuda harus memiliki visi, misi, dan peran strategis untuk 30 tahun mendatang agar pembangunan nasional dapat berjalan lebih cepat dan terarah.
Ia menyampaikan bahwa salah satu strategi penting untuk mewujudkan kemajuan bangsa adalah memperkuat kerja sama melalui semangat saling membantu lintas generasi dan gotong royong lintas sektor.
Menurutnya, kemajuan kepemudaan juga perlu didukung melalui peningkatan kepedulian terhadap generasi muda, perbaikan tata kelola pelayanan kepemudaan, serta dukungan sumber daya yang memadai. Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan kondisi kepemudaan yang semakin baik dan meningkatkan keberhasilan generasi muda Indonesia di masa depan.
Kompol Muhammad Hasbi turut mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 sebagai momentum untuk membangkitkan semangat kolaborasi dalam memajukan negeri. Semangat perjuangan para pemuda terdahulu, menurutnya, perlu terus diwariskan melalui tindakan nyata, kepedulian sosial, dan kontribusi positif bagi masyarakat.
Selain menyoroti peran strategis generasi muda, Wakapolres juga mengingatkan seluruh personel Polres Aceh Utara agar tidak memandang upacara sebagai kegiatan seremonial semata. Ia berharap momentum tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat solidaritas internal organisasi, menumbuhkan kedisiplinan, serta meningkatkan loyalitas dalam pelaksanaan tugas.
Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter insan Bhayangkara yang senantiasa siap mengabdikan diri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Pelaksanaan upacara mengacu pada pedoman peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Rangkaian upacara meliputi persiapan peserta dan petugas, penyiapan barisan, masuknya pembina upacara, penghormatan, laporan pemimpin upacara, pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, serta pembacaan teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia Tahun 1928.














