BANDA ACEH — Polda Aceh terus mengintensifkan edukasi keselamatan berlalu lintas melalui Operasi Patuh Seulawah 2026. Kali ini, personel Satgas 3 Kamseltibcarlantas menyambangi Pelabuhan Ulee Lheue dan objek wisata Pantai Maha Corner, Banda Aceh, Minggu (1/11/2026), untuk memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengunjung wisata.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan selama perjalanan, serta meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di kawasan wisata.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas 3 Kamseltibcarlantas memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara, serta memastikan kelengkapan administrasi dan persyaratan kendaraan sebelum melakukan perjalanan.
Selain aspek keselamatan berlalu lintas, personel juga mengingatkan pengunjung agar menjaga barang bawaan dan barang berharga untuk mengantisipasi kehilangan maupun potensi tindak kejahatan selama berwisata.
Khusus bagi masyarakat yang berkunjung ke kawasan pantai, personel mengimbau agar tidak berenang di lokasi yang berbahaya, memperhatikan kondisi cuaca dan alam, serta senantiasa mengutamakan keselamatan diri dan keluarga selama menikmati aktivitas wisata.
Kabidhumas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polda Aceh mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Patuh Seulawah 2026 melalui pendekatan edukatif dan humanis.
Menurutnya, operasi ini tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas, tetapi juga mengedepankan langkah preemtif dan preventif untuk membangun kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.
“Tujuan Operasi Patuh Seulawah 2026 adalah meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta mewujudkan situasi kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan lancar. Karena itu, edukasi dan imbauan secara langsung kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya,” ujar Joko.
Ia menambahkan, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas harus tumbuh dari kesadaran setiap pengguna jalan, bukan semata-mata karena adanya petugas atau penegakan hukum. Dengan demikian, keselamatan dapat menjadi kebutuhan dan budaya dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, menggunakan sabuk keselamatan bagi pengemudi mobil, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta tidak memaksakan diri apabila kondisi tubuh tidak memungkinkan untuk mengemudi,” tambahnya.
Kabidhumas juga mengingatkan bahwa keselamatan selama berwisata merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat diharapkan tetap waspada, menjaga barang bawaan, dan mematuhi imbauan keselamatan di lokasi wisata agar aktivitas rekreasi berlangsung aman dan nyaman.
Melalui kegiatan tersebut, Polda Aceh berharap meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas dapat berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan serta menciptakan budaya tertib berlalu lintas di wilayah Aceh.
Sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polda Aceh berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan, perlindungan, dan edukasi kepada masyarakat guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).














