Berita  

Wagub Aceh Dampingi Presiden Prabowo Shalat Idul Fitri di Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG — Presiden RI Prabowo Subianto melaksanakan Shalat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, Minggu. Kedatangannya disambut langsung oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh.

Presiden tiba menggunakan helikopter kepresidenan dari wilayah Sumatera Utara dan mendarat di Lapangan Yonif 111/Karma Bhakti. Kehadirannya langsung menyedot perhatian warga yang telah memadati area sekitar sejak pagi, menciptakan atmosfer penyambutan yang antusias namun tetap kondusif.

Dari lokasi pendaratan, Presiden bersama rombongan pemerintah pusat dan daerah bergerak menuju Masjid Darussalam yang berada di kawasan hunian sementara (huntara). Di lokasi tersebut, Presiden melaksanakan Shalat Idul Fitri berjamaah bersama masyarakat, termasuk warga terdampak bencana yang saat ini masih menempati kawasan tersebut.

Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut hadir dalam pelaksanaan ibadah, bersama jajaran Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Momentum ini menjadi simbol kuat kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam masa pemulihan pascabencana.

Usai pelaksanaan Shalat Idul Fitri, Presiden meninjau langsung kawasan huntara serta berdialog dengan warga. Interaksi berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan pendekatan humanis pemerintah dalam merespons kondisi masyarakat di lapangan.

Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh tampak kompak mendampingi seluruh rangkaian kegiatan Presiden. Sinergi keduanya mencerminkan soliditas kepemimpinan daerah dalam menyukseskan agenda kunjungan kerja kepala negara di Aceh.

Setelah seluruh agenda rampung, Presiden kembali menuju Lapangan Yonif 111/Karma Bhakti untuk melanjutkan perjalanan udara.
Kunjungan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam percepatan pemulihan serta pembangunan berkelanjutan di Aceh.