Berita  

Faisal Rizal Hasan Temui Dirjen, Perjuangkan Huntap Aceh

BANDA ACEH – Staf Khusus Gubernur Aceh, Faisal Rizal Hasan, mengambil langkah langsung ke tingkat pusat dengan menemui Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Ir. Fitrah Nur, M.Si, guna memperjuangkan percepatan pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana di Aceh.

Informasi yang diterima redaksi media ini, Selasa, 10 Maret 2026, menyebutkan bahwa pertemuan tersebut secara khusus membahas langkah percepatan pembangunan rumah bagi warga yang hingga kini masih tinggal di tenda-tenda pengungsian.

Dalam pertemuan itu, Faisal Rizal Hasan hadir mewakili Gubernur Aceh untuk menyampaikan langsung harapan pemerintah daerah agar pembangunan Huntap dapat segera direalisasikan. Menurutnya, kondisi warga yang masih hidup dalam keterbatasan di pengungsian membutuhkan perhatian dan langkah cepat dari semua pihak.

“Atas nama Gubernur Aceh, kami meminta supaya pembangunan Huntap bisa dipercepat. Kasihan masyarakat kita yang sampai hari ini masih bertahan di tenda-tenda pengungsi,” ujar Faisal.

Langkah yang dilakukan Faisal tersebut menjadi bentuk upaya nyata Pemerintah Aceh dalam memperjuangkan hak masyarakat korban bencana untuk memperoleh tempat tinggal yang layak. Ia menilai pembangunan hunian tetap bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian penting dari pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi warga terdampak.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian PKP, Fitrah Nur, menyampaikan bahwa pada prinsipnya pemerintah pusat telah siap melaksanakan pembangunan hunian tetap di Aceh. Namun, proses tersebut masih menunggu kelengkapan data korban yang valid dari pemerintah kabupaten dan kota.

“Pada prinsipnya pembangunan Huntap sudah siap dilaksanakan oleh pemerintah pusat. Yang masih kami tunggu saat ini adalah data korban yang valid dari kabupaten dan kota,” jelas Fitrah Nur.

Menurutnya, validasi data menjadi faktor penting agar pembangunan hunian dapat tepat sasaran dan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Faisal Rizal Hasan juga menyoroti pentingnya percepatan proses pendataan korban bencana. Ia berharap Satuan Tugas Penanganan Bencana Aceh dapat bekerja lebih serius dan responsif dalam memfasilitasi pengumpulan serta verifikasi data.

“Kami berharap Satgas Bencana Aceh bekerja lebih serius dalam memfasilitasi data korban. Selama ini warga menilai kinerja Satgas terlalu lamban dan dianggap kurang serius,” kata Faisal.

Ia menegaskan bahwa percepatan validasi data menjadi kunci agar pembangunan hunian tetap dapat segera dimulai. Dengan koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan tim penanganan bencana, diharapkan masyarakat korban bencana di Aceh segera dapat meninggalkan tenda pengungsian dan menempati hunian yang layak, aman, serta bermartabat.