Acehreportase.id|Aceh Besar — Dai Perkotaan Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Ustaz Khalidillah Al Hafizh, MA, mengajak umat Islam untuk menjadikan sabar dan shalat sebagai wasilah dalam memohon pertolongan Allah Swt dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
Ustaz Khalidillah menyampaikan pesan itu dalam khutbah Jumat di Masjid Al-Hidayah, Dusun Meusara Agung, Gampong Gue Gajah, Kecamatan Darul Imarah, Jumat (6/2/2026), bertepatan dengan 18 Sya’ban 1447 Hijriah.
Dalam khutbahnya, Ustaz Khalidillah menegaskan, Allah Swt secara tegas memerintahkan hamba-Nya agar meminta pertolongan dengan sabar dan shalat sebagaimana termaktub dalam dua ayat Surah Al-Baqarah.
Allah Ta’ala berfirman, “Jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk” (QS. Al-Baqarah: 45).
“Wahai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar” (QS. Al-Baqarah: 153).
Ia menjelaskan, sabar merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi ujian hidup.
Mengutip pendapat Syekh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah, Ustaz Khalidillah menyampaikan, Allah Swt memerintahkan manusia bersabar dalam setiap perkara, karena dengan kesabaran seseorang akan mendapatkan pertolongan dan kemudahan dari Allah.
“Kesabaran mencakup tiga hal, yaitu sabar dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah, sabar dalam meninggalkan maksiat, dan sabar dalam menghadapi takdir Allah,” ujarnya. Selain sabar, shalat juga menjadi sebab datangnya pertolongan Allah dalam urusan dunia dan agama.
Ustaz Khalidillah mengingatkan, Rasulullah saw apabila menghadapi persoalan berat, beliau segera menunaikan shalat. Hal ini menunjukkan bahwa shalat merupakan sarana penting bagi seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memohon pertolongan-Nya.
Namun demikian, ia menekankan, shalat akan menjadi penolong apabila dikerjakan secara sempurna, dengan menghadirkan hati, khusyuk, dan melaksanakan rukun dan kewajibannya dengan baik.
“Shalat yang hanya berupa gerakan fisik tanpa kehadiran hati tidak akan memberikan dampak besar dalam kehidupan seseorang,” tegasnya.
Pada bagian lain khutbahnya Ustaz Khalidillah menyampaikan beberapa faidah memahami firman Allah Swt tentang sabat dan shalat, di antaranya, pertama, adanya perintah Allah agar hamba-Nya meminta pertolongan dengan sabar dan shalat.
Kedua, panggilan khusus kepada orang-orang beriman menunjukkan pentingnya dua amalan ini dalam kehidupan; dan ketiga, pertolongan Allah senantiasa dekat bagi hamba yang bersungguh-sungguh bersabar dan menjaga kualitas shalatnya.
Ia berharap, melalui pengamalan sabar dan shalat secara konsisten, umat Islam mampu menghadapi berbagai tantangan hidup dengan hati yang tenang dan penuh keyakinan kepada pertolongan Allah Swt. (Sayed M. Husen)














