Berita  

Anggota DPR RI dari Partai Golkar, Ilham Pangestu dapil Aceh 2 menyampaikan,“ 

Acehreportase.id|kota langsa – menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan bukanlah sekadar slogan masa lalu. Sebaliknya, nilai-nilai tersebut merupakan fondasi krusial bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi gempuran perubahan zaman yang kian dinamis.

Dalam kegiatan pada tanggal 15 Desember 2025 yang di hadiri oleh para tokoh masyarakat, dan Pemuda,  di desa Alur Dua, Kecamatan Langsa Baro , Kota Langsa, ia mengatakan,  derasnya arus teknologi digital dan keterbukaan informasi saat ini ibarat dua sisi mata uang. Di satu sisi memberikan kemudahan akses, namun di sisi lain membawa ancaman nyata seperti hoaks, ujaran kebencian, hingga polarisasi sosial. Di sinilah Empat Pilar (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) berperan sebagai filter kebangsaan. Kita butuh pegangan nilai yang kokoh agar tidak kehilangan arah di ruang digital.

Ia mendorong generasi muda, sebagai pengguna media sosial terbesar, untuk tidak hanya menjadi konsumen informasi. Ia berharap generasi muda mampu menjadi produsen konten positif, dan pelopor literasi digital yang berbasis pada nilai-nilai kebangsaan.

Sebagai penutup, Empat pilar literasi digital—Kecakapan, Etika, Keamanan, dan Budaya Digital—berperan krusial dalam membentuk masyarakat yang cakap, etis, dan aman di era teknologi. Pilar-pilar ini memastikan pengguna mampu mengoperasikan perangkat, berkomunikasi dengan sopan, melindungi data pribadi, serta beradaptasi dengan nilai-nilai kebangsaan secara produktif.

Peran masing-masing pilar: Digital Skills (Kecakapan Digital): Kemampuan teknis menggunakan perangkat keras, perangkat lunak, dan internet untuk belajar, bekerja, dan berkarya secara efektif. Digital Ethics (Etika Digital): Penerapan nilai moral, sopan santun, dan tanggung jawab saat berinteraksi di ruang digital guna menghindari plagiarisme dan hoaks. Digital Safety (Keamanan Digital): Perlindungan terhadap data pribadi, privasi, dan keamanan perangkat dari kejahatan siber. Digital Culture (Budaya Digital): Membangun perilaku dan budaya kolaboratif yang positif dengan menjunjung nilai kebangsaan di dunia maya.