Berita  

PERERAT SILATURAHMI, KETUA PERS SIBER INDONESIA (PSI) ANWAR RABO NGOPI BARENG KETUA PWO RAIS AZHARI DI BANDA ACEH

Acehreportase.id |BANDA ACEH 18 Oktober 2026 Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Ketua Pers siber Provinsi Aceh, Auwar Rabo, bersama Ketua PWO Provinsi Aceh, Azhari Rais,dan turut di hadiri ketua pers siber kabupaten Aceh Utara, Jamaluddin pak nek, menggelar pertemuan sambil menikmati kopi di KF MZCOFFEE, Banda Aceh.

Pertemuan tersebut menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antara sesama insan pers di Provinsi Aceh. Di tengah suasana kedai kopi yang menjadi bagian dari budaya masyarakat Aceh, pertemuan itu berlangsung dalam nuansa kekeluargaan dan kebersamaan.

Tradisi minum kopi di Aceh bukan sekadar kegiatan untuk menikmati minuman, tetapi juga menjadi ruang pertemuan masyarakat dari berbagai latar belakang. Kedai kopi kerap dimanfaatkan sebagai tempat bertukar pikiran, berdiskusi, serta menjalin hubungan sosial dan profesional.

Dalam konteks kehidupan pers, pertemuan informal seperti ini dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat komunikasi, memperluas wawasan, dan membangun hubungan baik di antara para pengelola organisasi serta pelaku media.

Ketua PSI Provinsi Aceh, Anwar Rabo, dan Ketua PWO Provinsi Aceh, Azhari Rais, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjalin silaturahmi dalam suasana santai di KF MZCOFFEE, Banda Aceh.

Membangun Komunikasi dan Kebersamaan Insan Pers

Keberadaan organisasi pers memiliki peran dalam membangun komunikasi di antara para pelaku media, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan jurnalistik yang profesional dan bertanggung jawab.

Silaturahmi antarpengurus organisasi pers diharapkan dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan dunia jurnalistik yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi informasi dan perubahan pola konsumsi berita masyarakat.

Perkembangan media digital saat ini menuntut insan pers untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman. Kecepatan penyampaian informasi perlu berjalan beriringan dengan ketepatan data, verifikasi fakta, keberimbangan pemberitaan, serta kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik.

Oleh karena itu, komunikasi dan pertukaran pandangan antarsesama insan pers menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman bersama mengenai tanggung jawab media terhadap informasi publik..