Berita  

Ilham Pangestu Empat Pilar Kebangsaan Melahirkan Generasi Pemuda Selektif.

Acehreportase.id|Kota langsa – Anggota DPR RI dari Partai Golkar, Ilham Pangestu dapil Aceh 2 mengatakan,“
Empat Pilar Kebangsaan merupakan suatu sistem yang tidak boleh ditinggalkan satupun, karena jika salah satu pilar tidak berfungsi maka bagian yang lain juga tidak akan bisa berfungsi normal. Pemuda memiliki peran krusial sebagai agen perubahan dalam merawat empat pilar kebangsaan Pancasila, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai fondasi negara. Generasi muda diharapkan memahami, menghayati, dan mengimplementasikan nilai-nilai tersebut untuk membangun karakter bangsa yang kokoh, menjaga persatuan, dan menghadapi tantangan zaman.

Dalam kegiatan pada tanggal 14 Desember 2025 yang di hadiri oleh para tokoh, dan Pemuda, di Jln Panglima Polim, Gampong Jawa, Kec. Langsa Kota, Kota Langsa , ia menyampaikan, Pancasila (Ideologi Dasar): Pemuda menjadikan Pancasila sebagai pedoman moral dalam berpikir dan bertindak, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari untuk merawat kebinekaan. UUD 1945 (Konstitusi Negara): Pemuda berperan mengawal demokrasi konstitusional, menaati aturan hukum, dan memastikan jalannya pemerintahan yang sesuai dengan amanat dasar negara. NKRI (Bentuk Negara): Menjaga keutuhan wilayah dan persatuan bangsa dari ancaman radikalisme, terorisme, serta perpecahan melalui semangat nasionalisme. Bhinneka Tunggal Ika (Semboyan Negara): Pemuda memupuk rasa toleransi, menghargai perbedaan, dan memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya. Pemuda perlu aktif dalam diskusi dan sosialisasi kebangsaan, serta menggunakan kreativitas mereka untuk menyebarkan semangat cinta tanah air, menjadikan empat pilar bukan sekadar hafalan, melainkan gaya hidup.

Empat Pilar tersebut adalah Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Bhenika Tunggal Ika Dan NKRI. Dalam Penyelenggaraan Pemerintahanpun jika satu kesatuan fungsi ini ada yang pincang maka roda pemerintaha tidak akan berjalan sempurna, tegas kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. Banjar. Empat Pilar Kebangsaan ini harus ditumbuh suburkan kepada generasi muda saat ini, melalui sosialisasi dan kegiatan serupa, Karena pemantaban Pilar Kebangsaan merupakan tanggung jawab bersama untuk tetap memupuk suburkan jiwa nasionalis kepada generasi penerus bangsa.., imbuhnya.

Sebagai penutup, Generasi muda dianggap sebagai tulang punggung bangsa yang bertanggung jawab untuk: Agen Perubahan (Agent of Change): Mendorong transformasi positif di masyarakat dengan tetap berpijak pada nilai-nilai kebangsaan. Penyaring Budaya & Informasi: Menggunakan empat pilar sebagai “filter” untuk menangkal ideologi asing yang bertentangan dan melawan berita bohong di era.

digitalPenjaga Toleransi: Mempraktikkan nilai Bhinneka Tunggal Ika dengan menghargai perbedaan dan mempromosikan integrasi nasional melalui kegiatan sosial. Implementasi Karakter: Mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam etika bersosial media dan perilaku sehari-hari, bukan sekadar hafalan. Untuk itu, berbagai lembaga harusnya aktif melakukan sosialisasi agar kaum milenial lebih paham dan memiliki kecintaan yang kuat terhadap tanah air untuk menumbuhkan kesadaran, pemahaman, dan implementasi dari nilai-nilai tersebut. Oleh karena itu, tugas memasyarakatkan “empat pilar” kehidupan berbangsa dan bernegara adalah tanggung jawab kita bersama dan membutuhkan dukungan dan teladan dari berbagai komponen bangsa, terutama dari para penyelenggara negara.