Acehreportase.id|Bireuen — Di tengah kepungan banjir yang melanda Gampong Kubu, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, kepedulian justru mengalir deras. Sejumlah organisasi mahasiswa lintas daerah turun langsung ke lokasi bencana, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak, Minggu (25/1/2026).
Kolaborasi tersebut melibatkan IPAS (Ikatan Pelajar Aceh Semarang), TASHMIM, FORKOM JAYA (Forum Komunikasi Pemuda Ingin Jaya), serta HIRDAVADA 24 (Mahasiswa Ilmu Komunikasi 2024). Dari hasil penggalangan dana masyarakat, para relawan berhasil menyalurkan 600 kilogram beras dan 120 paket perlengkapan sekolah berupa alat tulis dan buku kepada warga.
Koordinator kegiatan, Ulfiatun Risma, menyebut aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk solidaritas mahasiswa terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Ia menegaskan, gerakan serupa telah menjadi komitmen bersama jejaring relawan tersebut.
“Ini bukan kali pertama kami bergerak. Sebelumnya, bantuan juga telah disalurkan ke Bener Meriah dan Pidie Jaya. Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat sedikit meringankan beban masyarakat di masa sulit seperti ini,” ujar Ulfiatun.
Apresiasi juga disampaikan oleh aparatur gampong. Sekretaris Desa Gampong Kubu, Helmi, mengaku terharu atas kepedulian yang ditunjukkan para mahasiswa dan komunitas relawan.
“Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami. Semoga menjadi amal jariyah bagi para donatur dan memberi semangat bagi masyarakat untuk bangkit pascabencana,” katanya.
Sementara itu, relawan HIRDAVADA 24, Muhammad Faiez Maulana, menilai kolaborasi ini sebagai wujud konkret pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya hadir di ruang akademik, tetapi juga di tengah masyarakat ketika dibutuhkan. Semoga gerakan ini menginspirasi mahasiswa Aceh di mana pun berada,” pungkasnya. (Rls)














