Acehreportase.id|ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus menguatkan kampanye bahaya rokok kepada masyarakat. Dinas Kesehatan Aceh Utara memimpin gerakan ini dengan tujuan utama melindungi generasi muda dan keluarga dari ancaman penyakit akibat rokok.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Jamaluddin, SKM., M.Kes, mengatakan rokok menjadi salah satu penyebab utama berbagai penyakit tidak menular yang mematikan.
“Rokok adalah faktor risiko utama berbagai penyakit tidak menular seperti kanker, penyakit jantung, stroke, dan penyakit paru-paru kronis,” kata Jamaluddin pada Jumat, 25 Juli 2025.
Jamaluddin menjelaskan, kampanye ini tidak hanya fokus pada perokok aktif, tetapi juga menyasar perlindungan terhadap kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Menurutnya, dampak rokok terhadap perokok pasif sering kali luput dari perhatian.
“Setiap isapan rokok adalah racun yang bisa membunuh pelan-pelan,” ujar Jamaluddin dengan nada tegas.
Data nasional juga menunjukkan angka yang mengkhawatirkan. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), prevalensi perokok di Aceh Utara mencapai 30,9 persen. Angka ini lebih tinggi dari rata-rata nasional.
Beragam pendekatan dilakukan untuk mengedukasi masyarakat. Edukasi digelar di sekolah, tempat ibadah, dan pusat layanan publik. Dinas Kesehatan juga memasang spanduk, menyebarkan leaflet, dan membagikan masker untuk menumbuhkan kesadaran akan bahaya asap rokok.
“Kita ingin mengajak masyarakat berhenti merokok demi masa depan anak-anak. Kalau bukan kita yang mulai, siapa lagi,” ucap Jamaluddin.
Ia juga menekankan pentingnya regulasi daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Aturan itu perlu ditegakkan di fasilitas umum, tempat ibadah, sekolah, pusat perbelanjaan, dan layanan kesehatan. Menurutnya, pengendalian rokok harus didukung dengan aturan yang jelas dan tegas.
Dengan kampanye ini, Jamaluddin berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat. Ia menegaskan bahwa rokok bukan semata persoalan pribadi.
“Rokok bukan hanya persoalan pribadi, tapi soal keselamatan bersama. Lindungi diri, lindungi keluarga, mulai dari sekarang,” kata dia.[[Advetorial]














